Everything is Wireless

Ilmu Komputer Makin Populis November 5, 2008

Filed under: Information and Communication Tech, Lectures Umum, NEWS — mudrikalaydrus @ 1:04 pm

Wawancara dengan wartawan Republika di selah-selah European Higher Education Symposium di Shangri La Hotel, 31 Oktober 2008, the interview was done via handphone.

Terbit di Republika 3 November 2008

http://www.republika.co.id/koran/0/11576.html

TIngginya kebutuhan sumber daya berkompetensi teknologi informasi dan komunikasi, menjadikan program studi ICT diminati banyak orang.

Ilmu Komputer merupakan salah satu ilmu primadona saat ini. Selain didorong oleh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi (TIK) yang sangat cepat, respon masyarakat terhadap program studi ini cukup tinggi. Pihak perguruan tinggi pun terus mencari cara untuk meningkatkan Ilmu Komputer. Baik dari sisi jumlah mahasiswa maupun kualitas pendidikan Ilmu Komputer.

Seperti yang terjadi di Universitas Mercubuana (UMB) Jakarta. Dekan Fakultas Ilmu Komputer UMB, Dr ing Mudrik Alaydrus mengatakan, Ilmu Komputer UMB mengalami perkembangan yang cukup pesat. ”Jumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UMB tahun ini mengalami peningkatan dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Mudrik.

Sebelumnya, kata Mudrik, program studi di UMB yang terkait dengan Ilmu Komputer tidak berdiri sendiri. Melainkan berada di bawah Fakultas Teknologi Industri. Baru pada awal 2008, didirikan Fakultas Ilmu Komputer dengan program studi Teknik Informatika dan Sistem Informatika. Mudrik mengklaim, penggabungan program studi tersebut turut menentukan meningkatnya jumlah mahasiswa yang mengambil Ilmu Komputer. ”Dengan penggabungan ini, masyarakat melihat keseriusan kami untuk memajukan Ilmu Komputer,” tambah Mudrik.

Tidak hanya melakukan penggabungan program studi yang terkait dengan ilmu komputer, UMB juga melakukan upaya dalam hal metode belajar. Kini, ujar Mudrik, UMB menerapkan dua metode belajar. Yaitu metode belajar konvensional dan menggunakan e-learning. Metode belajar konvensional tidak jauh berbeda dari proses belajar mengajar yang selama ini digunakan. Yaitu ada proses tatap muka antara pengajar dan mahasiswa di kelas.

dst…

dst

 

HISTORY OF THE INTERNET AND ITS FLEXIBLE FUTURE April 6, 2008

Aplikasi teknologi telekomunikasi dalam men-servis keseharian dan industri kita telah mengalami perkembangan yang dramatis sejak awal per-telekomunikasi-an seabad lalu. Jaringan wired dan wireless menjadi keseharian kita untuk: pengiriman suara (telfon), gambar, video, musik, data dan secara umum multimedia. Internet adalah manifestasi dari semua ini, dengan kelebihannya, yaitu open untuk semua orang, siapa pun bisa berkontribusi dan siapapun bisa mengambil kontribusi itu.

Tesla di tahun 1908 (bukan 1980 loh), jadi 100 tahun yang lalu, cerita di sebuah artikel: ” Suatu waktu nanti akan dimungkinkan seorang businesman di New York untuk memberikan instruksi, yang secara langsung muncul dalam bentuk tulisan di kantornya di London. Dia bisa menelefon dari meja kantornya dengan semua orang di seluruh dunia…. Sebuah alat yang mungil sebesar jam tangan yang bisa ditenteng olehnya dia bisa dengannya berkomunikasi di darat atau di laut, bisa mengirimkan musik, pidato politik dsb, yang dikirimkan dari tempat lain yang jauh darinya. Juga gambar, tulisan bisa dikirim dari satu tempat ke tempat lain”

Dahsyat…Tesla ngomong di tahun 1908 tentang internet wireless….(di tahun itu kita baru bilang satu bangsa satu bahasa dsb…yang sampe sekarang gak beres-beres)..

Sedikit kuliah antenna neeeh: Perkembangan Dasar Wireless

Sejarah wireless bermula dari experiment Oersted (arus listrik menimbulkan medan magnet), Faraday bilang medan magnet yang berubah dengan waktu akan menghasilkan tegangan induksi (medan listrik), dan medan listrik akan kembali menghasilkan medan magnet. Maxwell merangkum semua itu dan memprediksikan adanya gelombang elektromagnet yang bisa jalan2 di udara (di tahun 1864 Maxwell dianggap bisa masuk RS Grogol).., baru tahun 1888, Hertz, shohib gue di Jerman, membuktikan secara nyata adanya gelombang itu (jarak pemancar-penerima 1 meter…smile)…dunia Fisika tersentak..tenyata si orgil yang 9 tahun lalu mati itu adalah a damn genious guy.

Tahun 1901 baru deh Mr. Marconi menunjukkan prospek wireless comm, ketika berhasil mengirimkan berita secara wireless dari Inggris ke Amerika…. 2200 miles (berapa ya dalam km??).

Wireless terus berkembang sampai sekarang, ada HP, ada TV dsb.

 Sejarah Internet

Awalnya persaingan harga diri US dan Soviet tahun 1958 Presiden Amrik waktu itu mendirikan ARPA semacam lembaga yang menangani riset tingkat tinggi.. semua berjalan antara gagal dan berhasil..

Tahun 1969 empat komputer secara sukses dihubungkan (ARPAnet)……(lihat tuh berapa tahun ilmuan Amrik mencoba–gagal—coba–gagal lagi–coba lagi…gagal..cape deeeh  11 tahun baru dapet 4 nodes.. coba kita..baru 1 hari, udah ngambek, gak mau riset lage.)

Saya potong historynya… tahun 1983 TCP/IP jadi standard. 1989 WWW diperkenalkan…(gue kenal ini kebetulan di Hannover/di cip pool Welfengarten tahun 1990..gak telat2 banget kan, he..he..)

1994 netscape di-rilis….(meteor jatoh..masih ada gak yaah yang make netscape sekarang??)

1996: di USA lebih banyak email dikirim dibanding jalur pos biasa (kita belum lama ketinggalan loh..)

1999: napster muncul…tapi 2001 musti berenti.

2005: google earth muncul…jumlah internet host ada 1 milyar

2007: google rilis Android…

VISI AKAN MASA DEPAN yang FLEXIBLE

Nomadic computing…kita jadi gak terikat lagi ama tempat… kalo dosen, ka jurusan, dekan bahkan rektor dan ketua yayasan ajak rapat, kita bisa masih di rumah… kan asik. Dokter juga bisa mendiagnosa bahkan men-treat pasien dari jauh

 Smart spaces dan smart networks..alat yang cerdas dan terhubung ke internet… alat elektronik yang menempel di tangan kita, di pinggang , leher, di jari seperti cincin, di kacamata…di rumah kita ditembok, di lampu, kaca, di rice cooker, TV dsb.. ruangan mampu secara intelegen kalo kita ada menyambut kita, bahkan menawarkan servisnya…mao minum..atau mao nyalahin TV..wah… gak perlu pembantu lage nee

Convergence….handphone, mp3 player, pda, camera, notebook..mau kita nenteng semua….wah keren banget..duit banyak yah…, tapi kayaknya lebih cool, kalo kita punya alat sebesar HP, tapi bisa itu semua.., apa lagi bertenaga surya…kereeen abis.

Saran Saya to everybody…..specially for young generation…:

Jangan putus asa dalam bekerja… berkarya lah berkreasilah…we get it…

Lengkapnya di paper berikut terbitan IEEE February 2008 (baru loh): 

kleinrock Prof. Ilmu Komputer di University of California at Los Angeles (UCLA)

 

Masih perlukah perkuliahan yang comprehensif ? February 1, 2008

Filed under: Lecture Antena 2008, Lectures Umum — mudrikalaydrus @ 12:48 am

Dalam disiplin ilmu teknis sering kali kita melupakan bahwa kombinasi antara pengetahuan teoretis (konsep dan derivatifnya) dan pengalaman praktis merupakan suatu hal yang tidak bisa ditawar lagi. Di satu sisi akademisi, yang terutama diwakili oleh para dosen yang bekerja di universitas, memberikan pengajaran dengan segala kelebihan dan kekurangannya terutama lebih mengarah ke konsep dan teori. Sedangkan di sisi lain kebutuhan akan tenaga ahli dalam bidang tersebut di industri lebih mengarah pada pasanglah, atau produksilah sesuai dengan arahan yang diberikan “manual”, ukur atau amati performansinya, laporkan ke manajer, selesai.

Misalnya merujuk pada pengalaman penulis mengampu mata kuliah Antena dan Propagasi di Jurusan Teknik Elektro (Telekomunikasi) Universitas Mercu Buana. Teknik Antena secara historis sampai sekarang mengalami kemajuan dan kematangan akibat sinergi teori dan aplikasi. Atas dasar fakta itu kami di Telekomunikasi Mercu Buana menawarkan perkuliahan antena yang membahas

  • teori dasar: prinsip pemancaran, sifat-sifat antena, jenis antena, teori array, konsep-konsep yang melatarbelakangi teori atau pendekatan yang dipakai
  • Simulasi software:antena-antena yang diperkenalkan di item pertama di-model-kan dan disimulasikan dengan bantuan komputer. software yang digunakan commercial and in-house developed software.
  • Fabrikasi dan pengukuran: karena waktu yang sangat sempit, point ini di-spesialisasikan pada thesis mahasiswa

Para mahasiswa yang mengikuti perkuliahan ini mendapatkan kesempatan untuk memahami konsep dan implementasi teknis antena yang cukup banyak, tetapi sayangnya, menurut pengamatan kami hanya terpakai langsung dalam besaran prosentasi yang kurang dari 50%.

Salah satu alasan pentingnya adalah karena sebagian besar (kalau tidak seluruhnya) mahasiswa yang bekerja di perusahaan-perusahaan hanya mendapatkan kerja sebagai pemasang, operator dan maintainance, paling jauh trouble-shooter. Hal ini kemungkinan besar tidak akan terjadi jika mereka juga mendapatkan kesempatan untuk memproduksi antena, yang dimulai dengan proses perancangan di atas kertas, dengan melakukan variasi geometri ataupun material penyusunnya, dan diakhiri dengan pembuatan prototype serta validasinya dengan alat ukur.

OK, perkuliahan disiplin ilmu teknis, di contoh ini tentang antena,  di Universitas Mercu Buana, sama seperti halnya di universitas bonafide lainnya di dalam dan luar negri. Mata kuliah ini memiliki kontent yang standart, mungkin secara gamblang kita bilang “buka aja bukunya Balanis” itu kontentnya (yang pastinya disesuaikan dengan strata program). Seorang mahasiswa di USA, Eropa, Australia, Singapore, South Africa, bahkan Malaysia, bisa mengaplikasikan apa yang mereka dapatkan di kampus, karena di negara-negara itu industri(kebijakan pemerintah) mendukung aktifitas yang disebutkan di atas. Bagaimana dengan Indonesia ??

Pada akhirnya penulis bisa mengusulkan dua pilihan: ubah kebijakan yang lebih mendukung pengembangan hardware di dalam negri, atau ubah silabus perkuliahan yang lebih amat sangat praktikal sekali . Dari pada kuliah dan kerja gak nyambung….iya gak ?