Artikel ini diambil dari majalah alkisah, 23 maret 2008.

Suatu saat beberapa sahabat menunggu Rasulullah SAW di masjid madinah. Mereka berdiskusi soal agama. Sampai, pada suatu tema, mereka berbicara tentang topik kelebihan pada Rasul dan Nabi.

Ibnu Abbas RA menutukan, sebagaimana dicatat Ad-Darimi dan At-Tirmidzi dalam kumpulan hadits mereka, ada seorang sahabat berkata, “Sungguh menakjubkan! Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai kawan dekat-Nya.”

Yang lain menyahut, “Lebih hebat lagi Allah telah bercakap-cakap secara langsung dengan Musa!.”

Sebagian lagi mengutarakan, “Isa sebagai kalimat Allah dan ruh-Nya.”

Ada lagi yang mengatakan, “Allah telah memilih Adam.”

Pernyataan-pernyataan para sahabat itu telah menimbulkan perbedaan pendapat. Dan mereka belum menemukan kata akhir, siapakah yang lebih dari yang lain. Sementara dalam ayat disebutkan, “Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian Nabi itu atas sebagian yang lain.“-QS Al-Isra’ (17):55.

Tanpa disadari para sahabat, ternyata yang dinanti, Rasulullah SAW, sudah berdiri di belakang mereka. Dan beliau pun sudah mendengar apa yang mereka bicarakan.

Dengan wajah mengekspresikan tanya, para sahabat menunggu Nabi bersabda.

Bukan Kesombongan

“Aku telah mendengar apa yang kalian percakapkan dan memaklumi keheranan kalian terhadap keberadaan Ibrahim sebagai kawan dekat Allah, memang begitulah adanya. Terhadap keberadaan Musa sebagai orang yang diajak bercakap-cakap langsung, memang begitulah adanya. Terhadap keberadaan Isa sebagai kalimat dan ruh-Nya, juga memang begitulah adanya. Sedang aku adalah kekasih Allah (Habibullah), dan ini bukan sebuah kesombongan.”

Beberapa sahabat yang mendengar keterangan, sedikit plong hatinya. Berarti mereka sudah menemukan jawaban atas soal yang mereka perdebatkan.

Nabi melanjutkan, “Aku menjadi pembawa bendera kemuliaan pada hari kebangkitan. Aku adalah pembela pertama dan orang pertama yang dikabulkan syafaatnya, dan ini bukan sebuah kesombongan. Aku adalah orang pertama yang mengetuk pintu surga, dan Allah akan membuka pertama kalinya untukku dan mempersilahkan aku memasukinya dengan orang-orang miskin di antara kalian. Aku adalah orang yang paling dimuliakan di zaman awal dan di zaman akhir, dan sungguh ini bukan sebuah kesombongan.”

Istilah Habibullah inilah yang sering disebut-sebut dalam syair dan qashidah maulid. Mayoritas ulama berpendapat, kekasih Allah lebih tinggi daripada kawan dekat Allah (Khalilullah). Salah satunya pendapat Imam Abu Bakar bin Furak, berdasarkan sebuah pendapat ahli kalam, “Khalil mencapai Allah melalui sebuah perantaraan sebagai yang diisyaratkan pada firman-Nya, ‘Demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda kekuasaan Kami di langit dan di bumi’.” – QS Al-An’am(6):75.

Sementara bagaimana “seorang yang cinta” mencapai Allah, diisyaratkan dalam firman-Nya, “… Dia sangat dekat dua ujung busur mata panah atau lebih dekat lagi.”-QS An-Najm(53):9.

Khalil berkata, “Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian.”-QS Asy-Syu’ara(26):84. Sedang kepada orang yang dicintai dikatakan. “Dan Kami tinggikan bagimu sebutan namamu.” QS Alam Nasyrah (Al Insyirah):4.

Nabi Muhammad SAW dianugerahi sejumlah kemuliaan tersebut tanpa beliau memintanya.

Masih banyak lagi perbandingan yang menguatkan bahwa istilah Habibullah lebih tinggi dari Khalilullah. Dalam kehidupan sehari-hari, umumnya, kitapun lebih mengutamakan kekasih kita daripada kawan kita.

Sejumlah keterangan yang telah disampaikan, menurut Qadhi Iyadh bin Musa Al-Yahsubi, dalam bukunya yang berjudul Keagungan Kekasih Allah, Muhammad SAW, menunjukkan ketinggian derajat Nabi Muhammad SAW.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: