Aslm pak
Maaf saya mua tanya pak..knp klo kita mau melakukan pengukuran seperti VSWR, DTF, Return loss..si alat ukur nya perlu dikalibrasi dengan open, short dan load 50 ohm
Terima kasih sebelumnya
iya .. sebelum menggunakan alt ukur tersebut, terutama Network Analyzer perlu dikalibrasi dulu, kalo tidak hasilnya masih mengandung error yang tak bisa ditebak.
Pak Dr Mudrik gmn kabar? Jadi dosen di mercu buana ya…mantap euy….dapat almat blog dari Dody CB Samperuru.
Kalo gak salah, apa ini Pak Mudrik yang dulu pernah kuliah di mesin ITB angkatan 89? kalo benar…masih inget sya gak? sya Suryono, sekarang kerja di pt. surveyor indonesia jkt. rumah di BSD (bekasi sonoan dikit) he..he…
alhamdulillah baik-baik…coba lihat di http://www.kamu.biz…….disitu ada buku angkatan versi internet, lengkap keadaan terkini anak2 m-89. Dody anak jkt,m skrng kerja di schlumberger di mumbai india.
selamat pagi pak, mau tanya ni pak. Kenapa gelombang di atas 1Ghz disebut microwave, padahal orde dari panjang gelombangnya tidak dalam ukuran mikro meter. Mohon bantuannya pak, terima kasih banyak.
Yang pasti kata micro tidak merujuk pada mikrometer, karena
untuk 30 GHz < f lambda > 1 mm, ini band millimeter.
istilah micro pada microwave memang menjadi perdebatan panjang. Di masa lalu juga sempat muncul istilah
Decimeter wave…
Apa arti sebuah nama ?? kata Shakespeare
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Apa kabar Pak, lama gak lihat blogger Bapak. Biasa lagi sibuk kerjaan, thanks banget atas support Bapak, semoga tahun depan bisa ambil skripsi. Sukses selalu ya Pak.
Wassalamu’alikum Wr. Wb.
untuk εr = 1,02 itu bagusnya menggunakan bahan ap ya pak. soalnya saya membuat antena sebagai tugas akhir saya, akan tetapi pada hasil perhitungan di dapat εr nya sebesar itu. saya bingung mau menggunakan bahan pa…,
wa alaikum salam
mas Bambang.., kalo 1,02 bisa dianggap udara, atau pakai saja
styrofor biar murah.
Kalau boleh saya saran sih…, epsilon r dan ketebalan PCB dibuat given aja.. bisa dicari di internet, mana yang bisa dibeli, sehingga
tidak muncul angka yang tidak bisa ditemui di pasar.
Aslm Pak..
Maaf mau tanya, apabila sebuah antena yang sama difungsikan sebagai antena pemancar atau antena penerima, apakah mempunyai patern yang sama juga?Contoh sebuah antena Yagi jika di fungsikan sebagai antena pemancar atau antena penerima, apakah patern nya sama?\
Terima kasih pak!
klo epsilon r nya kita yang nentuin, pengaruh impedansi intrinsiknya gimana pak. kan berdasarkan rumus Zo = 377/sqrt(εr), nah sedangkan Zo nya di dapat dari hasil perhitungan agar terjadi pematchingan antara impedansi saluran dg impedansi udara.
klo εr nya di ubah, cara biar Zo itu tetap gimana y pak???? soalnya Zo itu da di dapat.
oh y,maaf y pak. εr yg saya maksud adalah 1,22 ^_^. nah itu bahannya masih bingung pak.
untuk mendapatkan hasil antena yang baik itu, biasanya menggunakan PCB jenis pa ya pak.
To Oman:
Yes.. karena antena bersifat resiprok seperti hal nya sebagian besar komponen pasif lainnya…jadi..ya…gitu..sama..
To Bambang:
Zo yang anda berikan itu rumus untuk free space, jadi bukan buat impedansi microstrip. Untuk microstrip silahkan cari di internet cara menghitungnya (rumusnya).
Sekali lagi fren.. eps_r dan ketebalan pilih given….sisanya musti bisa dipaksa di-setting
pak mudrik,
ys mahasiswa UMB telkom angk8, klau bisa di blog bapak bisa di attachkan soal2 UTS dan UAS angkatan2 yang sudah lewat. lumayan pak buat bahan pembelajaran tambahan.
terima kasih pak
wa alaikum salam wr wb,
mas Amir… sy memang planning utk meng-upload contoh ujian lalu, tapi karena kesibukan belum terlaksana. Sekarang tidak mungkin…nanti yang UAS yah…
thanks
oh y pak, klo frekuensi itu bisa mempengaruhi eps_r nya g???
klo kita menggunakan frekuensi yang berbeda, apakah eps_r nya itu juga akan berbeda karena setahu saya, eps_r itu nilainya konstanta tergantung bahan dielektriknya…
bingung nie pak, tadi waktu mau ngukur gitu, hasil yang di dapat berbeda dengan hasil sebelumnya, padahal kami menggunakan bahan yang sama yaitu sterofm, saya berpendapat itu kesalahan dari alat yang digunakan dan kekurangtelitian kita….
tapi kata temen, dia pernah membaca, bahwa frekuensi mempengaruhi eps_r juga….
assalamu’alaikum wr, wb
saya saat ini sedang merancang sebuah antena mikrostrip menggunakan mikrowave office (AWR) dan PCAAD 3.0 (untuk mencari lebar pencatunya), yang saya tanyakan apakah kita boleh mengubah lebar dan panjang saluran pencatu ? kalau tidak mengapa ? sedangakan dalam mendisain antena kita harus mengubah beberapa bagian dari antena yang kita rancang.
terimakasih sebelumnya pak
To Mas Abu Asykari:
in general eps_r merupakan fungsi dari frekuensi. Memang ini adalah nilai makroskopik yang keluar dari pengaruh polarisasi elektron/atom yang ada di dalam matrik tersebut. Bahkan materi tak hanya bertingkah laku berbeda jika freq nya berubah, ada pula yang bertingkah beda jika kekuatan medannya berubah (non linearity) atau arah medan berbeda (anisotropy). Tingkah laku ini secara makroskopis di atas, dikejawantahkan pada nilai eps_r tersebut. Tapi seh..kalo anda bekerja pada bandwidth yang tak terlalu lebar..harusnya eps_r bisa dianggap konstant.
Tapi ada hal lain sebetulnya yang perlu dilihat lebih mendetil. Apakah nilai eps_r yang anda gunakan itu, the real value yang dimiliki materi yang anda gunakan di pengukuran ??
Apakah anda tidak salah ngitung ?? (pemodelannya salah
atau software anda gagal untuk masalah itu)
Apakah anda tidak salah ngukur ?? (alat ukur rusak/tak terkalibrasi, atau anda yang salah menggunakannya)
Atau antara model yang anda hitung dan yang diukur suatu entitas yang berbeda ??
To Siwowox:
Saya tidak melihat ada larangan itu. Setau saya panjang pencatu akan mempengaruhi phasa gelombang dari konektor ke antena, biasanya tidak apa2 kecuali anda menggunakan array. Lebar pencatu akan mempengaruhi impedansi gelombang mikrostrip penghubung conector dan antena, yang sangat mungkin mengubah return loss (VSWR)
assalamu’alaikum wr, wb
pak saya mo tanya lagi nih masih sedikit bingung kalo memang adanya perubahan panjang dan lebarnya suatu pencatu saat simulasi tidakmasalah kenapa kita harus mencari ukurannya nya? jadi kita tdk perlu berpatokan pada ukuran-ukuran hasil perhitungan ya pak? soalnya hasil perhitungan ketika kita simulasikan hasilnya belum sesuai dengan spec antena yang kita buat.
kenapa saat pengukuran pola radiasi ada perlu normalisasi (nilainya 0) hal ini berbeda ketika saya simulasikan kedalam AWR MWO saya tidak menemukan nilai 0 untuk normalisainya?
saat ini saya sedang merancang antena microstrip proximity coupled feed
Waalaikum salam mas siwowox:
tentu perubahan panjang lebar akan memberikan efek penting dalam pencatuan (lihat komen no 29). mungkin kita bicara dua hal berbeda, saya gak begitu mengenal AWRMWO.
Normalisasi dilakukan jika kita hanya ingin mengenal pola radiasi secara relatif terhadap main beam. Dengan mengenal gain antena tersebut, all things are OK.
assalamualaikum wr wb……
pak saya mo tanya lagi niiih……(jadi ga enak nih) gini pak dalam mendisain antena mikrostrip itukan ada yang namanya efek tepi……terus kita juga harus menentukan ukuran efektif bentuk patch antena untuk menghilangkan efek tepi. yang mo saya tanyakan apakah pengertian efek tepi? trus apa hubungannya efek tepi dengan ukuran effektif antena?
Wa alaikum salam wr wb.
Coba anda perhatikan struktur mikrostrip dari samping, tampak seperti apa ?. Betul, seperti kapasitor, back metallic dan patch-nya berfungsi seperti elektroda. Seperti hanya pada kapasitor, diujung, medan listriknya akan melengkung. Kondisi seperti ini seolah-olah menambah besar dimensi dari patch.
Hal serupa juga kita amati pada antena dipol. Jika anda men-setting panjang dipol lambda/2, antena sebenarnya lebih panjang dari nilai itu. Jadi efek tepi memperpanjang dimensi efektif antena…
salam, Mudrik
pak mudrik,
boleh minta di broadcast nilai uts saltrans pak. supaya kami bisa lebih introspeksi lagi. mungkin formatnya seperti yang pak mudrik pernah sampaikan : NIM – nilai
terima kasih
Wa ass.
Anda buat tulisan tentang Wireless Local Area Network: dasar, struktur, teknologi, keuntungan, prospek bisnis , etc.
sebanyak minimal 20 halalamn dan diberikan dalam bahasa Indonesia. Dikumpulkan paling lambat waktu UAS hari selasa tanggal 13 Januari, OK
Ass.Wr.Wb
Selamat Malam Pak Mudrik..
Saya Marina calon mahasiswa baru Pasca Sarjana Manajemen Telekomunikasi tahun 2009 ini , waktu itu saya sempat bercakap2 di telpon karena tidak sempat wawancara langsung.
Saya terus terang sangat antusias ingin segera kuliah di bulan maret ini.tapi sebelumnya saya ingin tau bagaimana sistem belajar pasca sarjana supaya saya bisa menyiapkan mental.apa yang harus saya persiapkan.
Terima kasih sebelum dan sesudahnya
Wa alaikum salam wr wb.
Di program magister manajemen telco UMB:
perkuliahan tatap muka
seminar
kuliah tamu
kami menekankan tiga point penting dalam per-Telekomunikasian, yaitu teknologi, regulasi dan bisnis, yang dengan penguasaannya diharapkan muncul strategi yang tepat untuk perkembangan telco.
Mental… saya rasa dengan anda datang ke UMB dan mendaftar, anda telah cukup memiliki mental dan tekad untuk menjalani program ini. Nantinya di perkuliahan, komunikasi dengan teman kuliah, dan dosen serta aktif memperluas wawasan secara mandiri adalah syarat kesuksesan anda.
Salam
Mudrik
pak saya mo nanya tentang software ansoft.
apakah ansoft itu bisa digunakan untuk merancang antena jenis baru yang kita rancang sendiri pak? apakah poynting vektor antena yg dirancang sm FNBW nya dapat disimulasikan pak?
To mas Bambang:
Kita kembali ke definisi polarisasi : arah orientasi medan listrik sepanjang perambatan gelombang. Antena dipole vertikal akan menghasilkan medan listrik vertikal -> polarisasi vertikal.
Polarisasi eliptis terjadi jika terbentuk medan listrik di dua bidang yang saling tegak lurus, yang keduanya berbeda phasa sebesar 90 degree. Jadi akan bergantian membesarnya di vertikal dan horiz, sehingga medan listrik berputar.
Untuk mereduksinya, kita harus mereduksi cross polar.
Anda pakai antena apa ? parabol ?
Sberapa jauh gainnya berbeda, juga diagram pancarnya ?
To Mbak Lya:
ass. ..
maksudnya HFSS kali yah…?
Kalo yang aslinya sih harusnya begitu..bisa merancang banyak jenis antena. Cuma kan HFSS itu pakai finite element method, jadi hasil simulasinya tak sebagus kalo pake integral equation method, mis. feko atau nec.
Poynting vektor dan fnbw bisa didapat dari perhitungan.
pak saya mau nanya lagi tentang software untuk merancang antena. Selain feko sm NEC, apakah bisa matlab digunakan untuk merancang antena dengan metode Finite Difference Time Domain? dapatkah pola radiasi antena disimulasikan 3D di matlab?
Terima kasih sebelumnya pak
Ass.
matlab seperti halnya programming language yang lain, C, java, basic, etc. bisa digunakan untuk numerical calculation of electromagnetic phenomena. Tapi Mbak… itu butuh waktu lama untuk membuat dan mengetest programnya. Kecuali TA anda ingin teoretis oriented. Sebetulnya sih..untuk open problem like antena, integral equation method is the best.
FDTD seperti FEM tidak bisa secara presisi mensimulasikan far field untuk pola radiasi. Kenapa harus pakai matlab ?
Ass.
saya menggunakan matlab ats saran dr teman yg mengatakan kalau matlab tidak terlalu sulit. ta saya awalnya penelitian teoritis, namun dosen pembimbing menginginkan output
dr ta berupa software perancangan antena tersebut untuk simulasi polaradiasi dan hasil HPBW nya menggunakan matlab. kira2 berapa lama pak untuk memuat software perancangan antena menggunakan matlab dengan metode integral equation method? apakah boleh sy minta teori tentang integral equation method dari bapak karena saya sebenarnya masih banyak blm mengerti tentang antena.
kalau untuk antena broadband biasanya di gunakan untuk apa saja pak?
kalo anda mulai dari nol line..sorry to say..itu berat dan in my opinion tidak cocok untuk S1.
Buku tentang IEM bisa lihat bukunya Gibson atau Sadiku.
Antena broadband dipakai untuk radar atau EMC.
di teknik ultra wideband digunakan untuk transmisi
high definition film untuk consumer electronics
ass..
gpp lah pak,,walaupun susah saya coba dulu,,
nanya lagi pak..klo langkah awal perancangan softwere antena pake matlab dgn metode IEM mulai darimana dan bagaimana yah pak???
mudah-mudahan bapak bisa membantu saya..
terima kasih banyak
Coba anda lihat di http://ece.wpi.edu/mom/
sebagai code dari buku “Antenna and EM Modeling with MATLAB” written by S. Makarov.
Sebagai pelengkap teori mungkin bisa lihat Gibson dan buku Sadiku
ass. pak, saya mau bertanya kalau melihat judul tugas akhir yang baru & yang lama di mana?. saya ingin mencari tugas akhir yang sesuai untuk saya. mohon dibantu. terima kasih atas perhatiannya.
salam pak…….
pak saya mau membuat antena mikrostrip array 6 elemen pada frek 2,4 GHz. antena yang ingin saya rancang itu memiliki 3 feedline, pada feedline yang tengah ada kelokannya supaya mempunyai fasa yang sama. saya bingung rumus untuk mendisain kelokan tersebut.
* pak apakah beda antara feedline yang tebalnya sama dengan path dengan feedline yang tebalnya lebih tipis dari pathnya.?
* pak apakah lebar dari path itu tidak berpengaruh pada frekuensi ?
Dear Rohmat…tema yang ada itu under category thesis..kalo belum puas liat bisa ketemuan di FT.
Dear Ipunk:
iya betul panjang line dari percabangan musti dibuat sama panjang supaya semua patch di drive dengan fasa yang sama.
Kelokan bertugas hanya memperpanjang jalan gelombang sehingga yang harus diperhatikan return lossnya harus cukup tinggi sehingga tak mengganggu jalan gelombang harusnya kalo keloka tsb dibuat gradual itu sudah cukup.
lebar path berpengaruh pada impedansi gelombang saluran transmisi tsb. Kenapa ada beda lebar path dari percabangan menuju ke patch, karena untuk matching supaya pd freq. yang diinginkan(2,4 GHz) return loss antena bagus.
Secara aproximatif lebar path frequency independent
Aslm Wr, Wb
Apa kbr Pak Mudrik…..?
lama tak jumpa akhirnya nemu juga blognya meskipun telat tapi ga apalah dari pada ta’ ada sama sekali, , Btw oke bgt tuh pak blognya jadi ingat romantika masa lalu pas lagi cari data buat skripsi…!
Teryata aku baru sadar neh Pak…semakin umur bertambah semakin lelet aja neh otak buat explore ilmu, apalagi baca pasti cuma tahan sebentar lantas mata langsung ngedrop, pinginnya mimpi dan bertemu enstein sambil sharing dan mimum kopi, btw kalo Pak mudrik apa seh rahasianya…?
Aduh sepertinya kudu review neh, besok2 aku mo tanya-tanya ke Pak Mudrik kalo ada persoalan yg mentok nehh…?
Oke deh segitu aja dulu, mudah2an sukses selalu Pak Mudrik
To Riandi:..sukses selalu juga…
boleh2..kitakan semua harus belajar selamanya
To Ipung: mungkin kita bicara hal yang berbeda nih..
ok. di mikrostrip, lebar strip menentukan secara signifikan
impedansi gelombangnya..nah apakah namanya path atau feed
line..kita anggap saja keduanya mikrostrip. kenapa dibuat
dengan ketebalan berbeda, karena diinginkan kondisi matching.
Kelokan gradual..maksudnya jangan terjadi patahan..atau
abrupt change..perubahan mendadak, yang akan menyebabkan refleksi gelombang yang tinggi. gelombang elektromagnetik merambat sepanjang suatu struktur homogen dengan tenang..ketika struktur tersebut berubah, pasti ada refleksinya..perubahan yang pelan2 akan mereduksi refleksi tersebut
Assalamuualaikum
Pak mudrik saya mahasiswa baru anda di PKSM.
mohon dibantu pak , saya ingin menayakan mengenai masalah waveguide…
untuk waveguide khan ujung2nya akan menghasilkan gelombang transversal (menurut pemahaman saya itu gelombang tegak lurus)
sebenarnya untuk apa adanya gelombang transversal itu pak, bukankah gelombang yg merambat yang keluar dari radio itu sendiri bisa dipancarkan langsung oleh antenna (menggunakan coaxial sebagai contohnya sebagai perantara)
dan bila memang gelombang transversal itu adalah gelombang tegak lurus bagaimana bila menggunakan bahan dengan nilai magnetik yang cukup untuk membelokan gelombang tersebut?
oh iya pak mudrik punya bahan referensi lain mengenai waveguide ???
terima kasih sebelumnya
mungkin comment saya agak gak nyambung..
Waveguide pada prinsipnya sama seperti coax, untuk mentransmisikan gelombang dari suatu tempat ke tempat lain. Juga spt. coax bisa dibentuk sedemikian rupa sehingga berfungsi seperti filter, coupler, divider, etc.
Beda waveguide dengan coax: di coax mode gelombang biasanya dibatasi hanya TEM (transversal elektris dan magnetis), mode lain direject. Di waveguide mode TEM tak mungkin muncul. Biasanya hanya H10, yang lain direject.
Literatur untuk waveguide: buku2 elektromagnetika, atau mis.nya bukunya Collin: field theory of guided waves.
pak saya mau tanya…….
kata teman saya, kalo menyablon PCB tu pasti akan ada pengurangan ukuran pada elemen pathnya. trus biar ukuran pathnya, saya harus nambah berapa ukurannya?
Pa’ kami dari kelas elektro angkatan 8, kalau boleh minta di upload – in contoh soal UTS antena dan propagasi tahun lalu(2008). . . untuk bahan latihan pra UTS
Assalamualaikum Pak,
Ada hal yang ingin saya tanyakan ke bapak mengenai saltran berupa cable feeder(coax), Kenapa jika saluran transmisi yang panjangnya >50m, digunakan jenis ukuran cable feeder yang berbeda dari biasanya yaitu 7/8′, biasanya jika kabel yang panjangnya >50m digunakan kabel dengan tipe 1-1/4′ atau 1-5/8′ ?
Apakah ada perbedaan untuk teknologi yang di pakai GSM dengan CDMA mengenai Saluran Transmisi tersebut?
mengenai panjang pendeknya saya rasa kaitannya dengan loss cable tersebut. mungkin yang besar lebih kecil attenuation factornya.
Tidak penting apakah sistim CDMA atau GSM, selama frekuensinya sama, saluran transmisi menghandel sinyal sama
Ass.
Pa mo tanya?
Kalo nguji anten pake Network Analyzer untuk 2.4-5.8 GHz dijakarta dimana?? berpa yah biayanya se x nguji? coz dikampus saya alatnya rusak
kalo FR4 untuk mikrostrip anten epsilon r nya yang benar berapa nilainy? coz di buku pake rentang saja..
trims.mohon dijawab
kalau ingin memakai network analyzer di kampus bagaimana prosedurnya pak? misalnya untuk penelitian TA, berhubung saya dari PKSM dan sudah tidak ada lagi mata kuliah praktikum..
siang pak………..
pak saya mau tanya, menurut buku yang saya baca, adanya patahan dipertemuan antara dua saluran transmisi pada perancangan dapat menimbulkan efek kapasitansi dan induktansi akibat adanya muatan listrik pada sudut patahan tersebut. untuk mengurangi terjadinya akumulasi muatan pada sudut patahan tersebut dibuat belokan pada pertemuan saluran transmisi. itu apakah benar pak?
kalo tidak saya buat berkelok, apa akibatnya pak?
makasih…………
wah..wah..tema berat niii…, pada dasarnya ketidakhomogenen pada saluran transmisi akan mengakibatkan gangguan pada medan listrik dan magnet yg digambarkan dengan bantuan C dan L (yaa kaaan,C dan L kan tempat ngumpulnya energi listrik dan magnet),..untuk meminimalisirnya ada beberapa cara..mungkin cara yg anda bilang tadi OK.
Kalo tak diminimalisir, nanti faktor refleksinya besar..
oh ya pak…
apa pengaruhnya jika asaya menggunakan konektor BNC dibandingkan dengan menggunakan konektor jenis N?
apakah rugi yang ditimbulkan sama besar?
apakah luas bidang PCB mempengaruhi gain?
makasih………
BNC lebih murah dibanding N
tapi BNC penggunaannya maksimal pada 4 GHz maybe lower
kalo N bisa sampai 18 GHz.
Kalo BNC dipake buat > 4 GHz waaa kesian sinyalnya mas..
in general, pada teori antena, jika kita memperbesar bidang/dimensi..gain naik
R,L,C,G digunakan sebagai alat bantu untuk mengerti fenomena propagasi gelombang…
Kalo pada saluran transmisi lainnya bisa membantu, bisa juga dipakai..konsep ini memang secara umum dipakai pada
saluran transmisi dengan dua pengantar spt parallel lines, koax, microstrip.
Kadang2 untuk waveguide juga dipakai, tapi tidak begitu tepat.
untuk fiber optics..?? wah belum pernah saya bayangkan tuuu
Pak mudrik gimana kabar di jerman???
kayaknya senang dan menyenangkan ya….
oh ya pak mudrik saya mo minta tolong untuk bantuannya
kira2 jenis antenna apa ya pak, yang cocok untuk menerima atau mengirimkan gelombang microwave dengan daya yang besar….
( Maksud na semua antenna namun dengan dimensi yang sama )
maaf pak saya masih awam di bidang antenna ini
untuk aplikasinya saya mau mencoba membuat power amplifier untuk penguat sinyal atau setidaknya semacam itu pak (kemungkinan besar saya mau coba buat radio link supaya minimalisir gangguan ke pemancar orang)…maaf saya belum bisa memberikan jawaban pasti karena saya juga masih nyari buat bahan TA saya pak.
untuk frekuensi kerjanya rencana saya di kisaran 50-100Mhz pak melihat dari komponen elektronikanya yg mudah didapat (dengan resiko 100Mhz berarti bakal ganggu radio komersial orang).sebenarnya saya pingin coba di 2,4 Ghz untuk amplifier WIFI cuma klo 2,4 GHZ saya bingung untuk membuat rangkaian dan mendapatkan komponennya dimana (well seperti yg bapak tahu freq2,4Ghz berarti setiap jalur or setiap solderan, or setiap komponen bisa jadi kapasitor)
atau mungkin pak mudrik punya solusi atas masalah ini
untuk dayanya mungkin sekitar 30,50, atau 100 watt (saya juga masih coba-coba searching mengenai komponennya)
oh iya mungkin maksud pertanyaan saya awal adalah efisiensi nya antenna yang paling bagus apa ya untuk transmit or receive daya yg besar…
sebelumnya saya terima kasih banyak pak atas respon, jawaban serta bantuannya maaf sudah mengganggu waktunya
assalamualaikum pak,
saya sekarang sedang TA tentang antena quados.apakah bapak pernah mencoba antena tersebut sebelumnya?
dalam referensi yang saya dapatkan software yg digunakan 4nec2.tapi saya bingung bagaimana menggunakannya.mungkin bapak memiliki artikel yang dapat membantu saya dalam penggunaan 4nec2 untuk antena saya?
saya mohon jawabannya segera pak,kalau bisa tolong dijawab ke email saya.
beberapa hari lagi saya akan sidang.mohon sangat bantuannya.terima kasih banyak
saran saya, kalo software yang anda gunakan tak begitu didukung dokumen, dan anda pun kesulitan menggunakannya,
coba cari software lain seperti mininec, mnama, atau lainnya
mas rosi..
koq anda beberapa hari lagi sidang..tapi tak mengerti software yang anda gunakan ???… kumaha atuh
ass.
pak mau nanya tentang antena linear yang terdiri dari 2 kawat sejajar seperti saluran transmisi tanpa beban alias open, antena tsb termasuk antena gelombang berdiri atau antena gelombang berjalan ya pak? kira2 rumus arusnya yg dipakai untuk mencari rumus medan listrik dan medan magnetnya sprti apa pak? kalau bentuk polaradiasinya seperti apa ya pak? kira2 buku apa yg bs d jadikan ref selain buku krauss dan balanis pak?
saya masih blm bs menemukan rumus medan listrik dan mdn magnet yg dihasilkan antena tsb.
mohon bantuannya pak.
maksudnya: sebelah kiri dicatu tegangan, terus sebelah kanan saluran transmisi simple open ??
kalo yaa… jangan anda gunakan sebagai antena, karena keduanya akan saling terkompensasi…
sya rasa gak begitu kondisinya…please diliat lagi
sy msh bingung pak, sebenarnya antena ini ada yg merealisasikan namun blm ada teori arus dan medan nya, dari hasil realisasi diperoleh bentuk pola radiasi yg direksional. kondisi antena yg direalisasikan tsb 2 kawat yg sejajar(side by side) dengan spasi maksimal 0.5*lamda minimum, catuan pada satu ujung(ujung 1 kawat dihub ke iner dan 1 lagi ke outer) dan ujung lainnya open. antena bisa dibilang jg seperti open-out 2-conductor(twin line). diantara kawat diberi bahan2 dielektrika.
mohon penjelasan bapak tentang medannya untuk melihat pola radiasi yg dihasilkan secara teori.
terimakasih.
ha..ha..ha.. memang benar kata orang 1 gambar lebih dari 1000 kata…
mungkin kalo saya liat gambarnya baru bisa kasih komen lagi…
little bit confused with ur explanation..sorry..
maaf sy ga bs menjelaskan dg baik……kl saya mau mskn gambar gmn ya pak? atw blh mnt alam email bapak spy sy bs ngirim gambar dan teori yg br saya coba2…..
terimakasih
pak saya mau nanya lagi tentang arus, medan listrik dan medan elektromagnetik untuk antena berikut: catuan nya saya gambarkan dengan simbol + dan -, sedangkan elemen antena kawatnya dg simbol =, s=jarak antar kawat, di antara kawat bisa diletakkan bahan2 dielektrika
+ ===============
Keterangan:
+ : catuan dari iner kbl coax
- : catuan dr outer kbl coax
= : elemen kawat dengan diameter d
kira2 rumus arus, medan listrik dan medan magnetnya gmn ya pak? terus bentuk polaradiasinya seperti apa ya pak?
dr hasil realisasi teman saya mendapatkan bentuk polaradiasi direksional pak.
mohon bantuannya pak.
terimakasih
Dugaan saya pasti ada informasi yg missing.
kalo kawat satu dicatu dengan inner line dan satunya dengan outer line coaxial cable, kemungkinan jarak antar kedua kawat parallel itu kecil, let say 1 cm, hmm.. in general gak akan berbentuk antena yg efektif, karena untuk jarak segitu kedua arus di sana (approximately sinosoidal dengan nol di ujung)
menghasilkan medan listrik magnet yg saling menghilangkan
kecuali jika untuk panjang gelombang lambda = 4 cm, atau frekuensi kerjanya sekitar 7.5 GHz.
Atau permitivitas dielektrika di antara keduanya lumayan besar, let say eps_r=9, sehingga untuk jarak yang sama, bisa dipakai untuk 2.5 GHz…tapi untuk ketebalan dielektrika 1 cm
dan eps_r=9.
Bentuk antena sbb:
panjang antena=l
+ ===============
s open
- ===============
Keterangan:
+ : catuan dari iner kbl coax
- : catuan dr outer kbl coax
= : elemen kawat dengan diameter d
s= spasi antena <= 0.5*lamda min
l=0-10 lamda
kalau saya menggunakan rumus medan listrik long wire antenna(balanis hal 375) untuk 1 elemen dan kemudian 1 elemennya lg menjadi -E dengan perbedaan fasa 180 derajat salha ga pak?
medan listrik dan medan magnetnya yg sebenarnya gmn ya pak? polaradiasi yg dihasilkan sprti apa seperti apa ya pak?
mohon bantuannya pak.
terimakasih
ya.. l-nya panjang bangeut…
spasi sebaiknya 0.25* lambda, jadi pancaran akan ke arah atas
(di gambar anda). Untuk pendekatan pertama anda bisa ambil
rumus tersebut.
Polarisasi antena pada wire antennas biasanya sejajar dengan wire itu.
Pada gambar anda: poalrisasi linier horisontal.
Medan listrik dan magnet liat balanis aja, biasanya secara far field, medan listrik memiliki arah theta dan medan magnet arah phi (dengan wire ke arah z)
maaf pak mau nanya lagi…….
kl arus d antara dua kawat antena tersebut bs disebut sebagai arus pergeseran tidak pak? dan apakah arus tersebut bisa menghasilkan medan listrik dengan beda fasa 90 derajat terhadap medan listrik di kawat 1?
benar ga pak kl medan listrik total pada antena tsb terdiri dari medan di kawat 1 dan medan di kawat 2 serta medan yg diisebabkan arus pergeseran?
untuk l0.5 maka polaradiasinya endfire…..kesimpulan yg sy dpt bnr ga pak?
terimakasih banyak pak
Wah, enak bgt tuh..
Dari rumah ke kantor hanya berjarak 2 km..
Pak, saya alumni T.Elektro angkatan 2004 subjur telekomunikasi. saat ini ada kepikiran untuk mengambil S2 di luar. Topik yang saya ambil inginnya tentang antena microstrip, karena Tugas Akhir saya juga tentang antena microstrip.
Apakah bapak ada informasi atau referensi dimana sebaiknya saya mengambil S2 saya. Dan juga, apakah bapak ada informasi untuk mendapatkan beasiswa kesana.
Asslm. salam kenal
sy hendri mhswa ITT, mw nanya pak. klo antena bhineka tunggal ika tu da gak?’
klo dosen sy bilang antena tu merupakan gabungan antena dwitunggal.
jazakumullah
Saya mahasiswa bapak angk.8 elektro umb,
Pa saya mau tanya mengenai TA. Kalau saya ambil judul misalnya perencanaan sistem komunikasi kabel laut, apakah boleh mengambil sistem tersebut yang sudah ada (tinggal mengambil data-datanya saja, ataukah kita benar-benar merancang sesuatu sistem yang belum ada.
cobalah TA yang bermula pada suatu permasalahan atau perbaikan kondisi, sehingga anda punya target dan tujuan yang jelas….
pilih metoda (metodologi penelitian) yang tepat sehingga anda
juga memiliki jalan menuju tujuan yang jelas…
okay
Saya mahasiswa T.Elektro angk 11 sedang TA, saya butuh bantuan bapak untuk konsultasi. kira-kira bisa bertemu bapak hari sabtu atau minggu? di kampus mana dan jam berapa. terima kasih banyak pak.
Aslm pak
Maaf saya mua tanya pak..knp klo kita mau melakukan pengukuran seperti VSWR, DTF, Return loss..si alat ukur nya perlu dikalibrasi dengan open, short dan load 50 ohm
Terima kasih sebelumnya
iya .. sebelum menggunakan alt ukur tersebut, terutama Network Analyzer perlu dikalibrasi dulu, kalo tidak hasilnya masih mengandung error yang tak bisa ditebak.
Blog yg menarik pak, informatif, sangat berguna untuk mahasiswa maupun orang umum, btw my beloved city nya bukan jakarta ya pak
Of course, Jakarta is the belovest, Hannover is the second, nanti saya cerita tentang Jakarta, thanks
HAPPY BIRTHDAY PAK, SEMOGA PANJANG UMUR n SUKSES SELALU.
Assalam Pak, saya sayed. lulusan thn 2006, fam saya jamalulay pak, bpk tgl dimana?
Pak Dr Mudrik gmn kabar? Jadi dosen di mercu buana ya…mantap euy….dapat almat blog dari Dody CB Samperuru.
Kalo gak salah, apa ini Pak Mudrik yang dulu pernah kuliah di mesin ITB angkatan 89? kalo benar…masih inget sya gak? sya Suryono, sekarang kerja di pt. surveyor indonesia jkt. rumah di BSD (bekasi sonoan dikit) he..he…
iya saya mesin angkatan 89, insya allah sih masih inget…
Dody juga mesin 89 kan (anak bogor kalo gak salah) ??
Apa kabar teman2..?
alhamdulillah baik-baik…coba lihat di http://www.kamu.biz…….disitu ada buku angkatan versi internet, lengkap keadaan terkini anak2 m-89. Dody anak jkt,m skrng kerja di schlumberger di mumbai india.
selamat pagi pak, mau tanya ni pak. Kenapa gelombang di atas 1Ghz disebut microwave, padahal orde dari panjang gelombangnya tidak dalam ukuran mikro meter. Mohon bantuannya pak, terima kasih banyak.
Yang pasti kata micro tidak merujuk pada mikrometer, karena
untuk 30 GHz < f lambda > 1 mm, ini band millimeter.
istilah micro pada microwave memang menjadi perdebatan panjang. Di masa lalu juga sempat muncul istilah
Decimeter wave…
Apa arti sebuah nama ?? kata Shakespeare
Gutten tag Herr Mudrik,
wie geht es Ihnen,
enschuldigung Sie fur nächste Woche, ich will abwesend zum deine Lektion weil ich habbe Familie Betätigung.
Danke schon und mit freundlichen Gruessen
nana (Fitri Y.)
41407110107
Lieber Mas nana…
Aller Anfang ist schwer
Uebung macht Meister
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Apa kabar Pak, lama gak lihat blogger Bapak. Biasa lagi sibuk kerjaan, thanks banget atas support Bapak, semoga tahun depan bisa ambil skripsi. Sukses selalu ya Pak.
Wassalamu’alikum Wr. Wb.
salam kenal pak?
saya mahasiswa Pasca MTEL-UMB 2008-2009 angkt ke-13 dengan NIM: 55408110009(secret code mode=ON)
saya izin tidak masuk untuk kuliah perdana nih pak, karena masih berada di medan.
terimakasih atas perhatiannya.
best regards,
_wawanridwan_
http://wawanridwan.net
mail: wawan@wawanridwan.net
Sabtu 19 Sept, Minggu 20 sept dan Minggu 12 Okt: Matrikulasi
Evaluasinya tanggal 12 okt juga.
Kuliah perdana 11 Okt. Sabtu jam 8 pagi di Menteng lt.4
Pak evaluasi matrikulasi kemaren puyeng banget dirikuuuwww…..
Ya..kayaknya bang TB jawabannya OK tuh
assalamu’alaikum…
pak saya mau tanya…
untuk εr = 1,02 itu bagusnya menggunakan bahan ap ya pak. soalnya saya membuat antena sebagai tugas akhir saya, akan tetapi pada hasil perhitungan di dapat εr nya sebesar itu. saya bingung mau menggunakan bahan pa…,
mohon jawabannya,,, saya lagi bingung banget…
jawabannya sangat saya harapkan…
terima kasih sebelumnya…
oh. y pak sekalian, klo εr=1,22 itu bahan yang digunakan ap ya pak?…
saya masih bingung, gimana cara menentukan bahan yang mempunyai εr segitu…
jawabannya sangat saya tunggu dan harapkan.
terima kasih…
wa alaikum salam
mas Bambang.., kalo 1,02 bisa dianggap udara, atau pakai saja
styrofor biar murah.
Kalau boleh saya saran sih…, epsilon r dan ketebalan PCB dibuat given aja.. bisa dicari di internet, mana yang bisa dibeli, sehingga
tidak muncul angka yang tidak bisa ditemui di pasar.
Aslm Pak..
Maaf mau tanya, apabila sebuah antena yang sama difungsikan sebagai antena pemancar atau antena penerima, apakah mempunyai patern yang sama juga?Contoh sebuah antena Yagi jika di fungsikan sebagai antena pemancar atau antena penerima, apakah patern nya sama?\
Terima kasih pak!
klo epsilon r nya kita yang nentuin, pengaruh impedansi intrinsiknya gimana pak. kan berdasarkan rumus Zo = 377/sqrt(εr), nah sedangkan Zo nya di dapat dari hasil perhitungan agar terjadi pematchingan antara impedansi saluran dg impedansi udara.
klo εr nya di ubah, cara biar Zo itu tetap gimana y pak???? soalnya Zo itu da di dapat.
oh y,maaf y pak. εr yg saya maksud adalah 1,22 ^_^. nah itu bahannya masih bingung pak.
untuk mendapatkan hasil antena yang baik itu, biasanya menggunakan PCB jenis pa ya pak.
terimah kasih atas jawaban sebelumnya…
To Oman:
Yes.. karena antena bersifat resiprok seperti hal nya sebagian besar komponen pasif lainnya…jadi..ya…gitu..sama..
To Bambang:
Zo yang anda berikan itu rumus untuk free space, jadi bukan buat impedansi microstrip. Untuk microstrip silahkan cari di internet cara menghitungnya (rumusnya).
Sekali lagi fren.. eps_r dan ketebalan pilih given….sisanya musti bisa dipaksa di-setting
ass wr wb
pak mudrik,
ys mahasiswa UMB telkom angk8, klau bisa di blog bapak bisa di attachkan soal2 UTS dan UAS angkatan2 yang sudah lewat. lumayan pak buat bahan pembelajaran tambahan.
terima kasih pak
wa alaikum salam wr wb,
mas Amir… sy memang planning utk meng-upload contoh ujian lalu, tapi karena kesibukan belum terlaksana. Sekarang tidak mungkin…nanti yang UAS yah…
thanks
oh y pak, klo frekuensi itu bisa mempengaruhi eps_r nya g???
klo kita menggunakan frekuensi yang berbeda, apakah eps_r nya itu juga akan berbeda karena setahu saya, eps_r itu nilainya konstanta tergantung bahan dielektriknya…
bingung nie pak, tadi waktu mau ngukur gitu, hasil yang di dapat berbeda dengan hasil sebelumnya, padahal kami menggunakan bahan yang sama yaitu sterofm, saya berpendapat itu kesalahan dari alat yang digunakan dan kekurangtelitian kita….
tapi kata temen, dia pernah membaca, bahwa frekuensi mempengaruhi eps_r juga….
mohon penjelasannya…
makasih y pak ^_^
assalamu’alaikum wr, wb
saya saat ini sedang merancang sebuah antena mikrostrip menggunakan mikrowave office (AWR) dan PCAAD 3.0 (untuk mencari lebar pencatunya), yang saya tanyakan apakah kita boleh mengubah lebar dan panjang saluran pencatu ? kalau tidak mengapa ? sedangakan dalam mendisain antena kita harus mengubah beberapa bagian dari antena yang kita rancang.
terimakasih sebelumnya pak
wassalamu’alaikum wr wb
To Mas Abu Asykari:
in general eps_r merupakan fungsi dari frekuensi. Memang ini adalah nilai makroskopik yang keluar dari pengaruh polarisasi elektron/atom yang ada di dalam matrik tersebut. Bahkan materi tak hanya bertingkah laku berbeda jika freq nya berubah, ada pula yang bertingkah beda jika kekuatan medannya berubah (non linearity) atau arah medan berbeda (anisotropy). Tingkah laku ini secara makroskopis di atas, dikejawantahkan pada nilai eps_r tersebut. Tapi seh..kalo anda bekerja pada bandwidth yang tak terlalu lebar..harusnya eps_r bisa dianggap konstant.
Tapi ada hal lain sebetulnya yang perlu dilihat lebih mendetil. Apakah nilai eps_r yang anda gunakan itu, the real value yang dimiliki materi yang anda gunakan di pengukuran ??
Apakah anda tidak salah ngitung ?? (pemodelannya salah
atau software anda gagal untuk masalah itu)
Apakah anda tidak salah ngukur ?? (alat ukur rusak/tak terkalibrasi, atau anda yang salah menggunakannya)
Atau antara model yang anda hitung dan yang diukur suatu entitas yang berbeda ??
To Siwowox:
Saya tidak melihat ada larangan itu. Setau saya panjang pencatu akan mempengaruhi phasa gelombang dari konektor ke antena, biasanya tidak apa2 kecuali anda menggunakan array. Lebar pencatu akan mempengaruhi impedansi gelombang mikrostrip penghubung conector dan antena, yang sangat mungkin mengubah return loss (VSWR)
assalamu’alaikum wr, wb
pak saya mo tanya lagi nih masih sedikit bingung kalo memang adanya perubahan panjang dan lebarnya suatu pencatu saat simulasi tidakmasalah kenapa kita harus mencari ukurannya nya? jadi kita tdk perlu berpatokan pada ukuran-ukuran hasil perhitungan ya pak? soalnya hasil perhitungan ketika kita simulasikan hasilnya belum sesuai dengan spec antena yang kita buat.
kenapa saat pengukuran pola radiasi ada perlu normalisasi (nilainya 0) hal ini berbeda ketika saya simulasikan kedalam AWR MWO saya tidak menemukan nilai 0 untuk normalisainya?
saat ini saya sedang merancang antena microstrip proximity coupled feed
terimakasih sebelumnya pak
wassamu’ailaikum wr, wb
Waalaikum salam mas siwowox:
tentu perubahan panjang lebar akan memberikan efek penting dalam pencatuan (lihat komen no 29). mungkin kita bicara dua hal berbeda, saya gak begitu mengenal AWRMWO.
Normalisasi dilakukan jika kita hanya ingin mengenal pola radiasi secara relatif terhadap main beam. Dengan mengenal gain antena tersebut, all things are OK.
assalamualaikum wr wb……
gini pak dalam mendisain antena mikrostrip itukan ada yang namanya efek tepi……terus kita juga harus menentukan ukuran efektif bentuk patch antena untuk menghilangkan efek tepi. yang mo saya tanyakan apakah pengertian efek tepi? trus apa hubungannya efek tepi dengan ukuran effektif antena?
pak saya mo tanya lagi niiih……(jadi ga enak nih)
terimakasih pak sebelumnya
wassalmualaikum wr wb…..
Wa alaikum salam wr wb.
Coba anda perhatikan struktur mikrostrip dari samping, tampak seperti apa ?. Betul, seperti kapasitor, back metallic dan patch-nya berfungsi seperti elektroda. Seperti hanya pada kapasitor, diujung, medan listriknya akan melengkung. Kondisi seperti ini seolah-olah menambah besar dimensi dari patch.
Hal serupa juga kita amati pada antena dipol. Jika anda men-setting panjang dipol lambda/2, antena sebenarnya lebih panjang dari nilai itu. Jadi efek tepi memperpanjang dimensi efektif antena…
salam, Mudrik
ass wr wb
pak mudrik,
boleh minta di broadcast nilai uts saltrans pak. supaya kami bisa lebih introspeksi lagi. mungkin formatnya seperti yang pak mudrik pernah sampaikan : NIM – nilai
terima kasih
wass wr wb
sorry mas Amir, saya tidak bisa letakkan di tempat umum
Ass Wr.Wb
Pak mohon penjelasan lebih lanjut tentang tugas pengganti kehadirannya..
Terimakasih, semoga Allah selalu memberkati Bapak.
Wassalam
Wa ass.
Anda buat tulisan tentang Wireless Local Area Network: dasar, struktur, teknologi, keuntungan, prospek bisnis , etc.
sebanyak minimal 20 halalamn dan diberikan dalam bahasa Indonesia. Dikumpulkan paling lambat waktu UAS hari selasa tanggal 13 Januari, OK
Ass.Wr.Wb
Selamat Malam Pak Mudrik..
Saya Marina calon mahasiswa baru Pasca Sarjana Manajemen Telekomunikasi tahun 2009 ini , waktu itu saya sempat bercakap2 di telpon karena tidak sempat wawancara langsung.
Saya terus terang sangat antusias ingin segera kuliah di bulan maret ini.tapi sebelumnya saya ingin tau bagaimana sistem belajar pasca sarjana supaya saya bisa menyiapkan mental.apa yang harus saya persiapkan.
Terima kasih sebelum dan sesudahnya
Wassalam,
Marina Artiyasa
Wa alaikum salam wr wb.
Di program magister manajemen telco UMB:
perkuliahan tatap muka
seminar
kuliah tamu
kami menekankan tiga point penting dalam per-Telekomunikasian, yaitu teknologi, regulasi dan bisnis, yang dengan penguasaannya diharapkan muncul strategi yang tepat untuk perkembangan telco.
Mental… saya rasa dengan anda datang ke UMB dan mendaftar, anda telah cukup memiliki mental dan tekad untuk menjalani program ini. Nantinya di perkuliahan, komunikasi dengan teman kuliah, dan dosen serta aktif memperluas wawasan secara mandiri adalah syarat kesuksesan anda.
Salam
Mudrik
terima kasih atas penjelasannya ya pak
wassalam
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Pak Mudrik saya Jeffry PKK UMB.
Saya mau tanya. Tugas ANTENA bisa ga 4 Orang?
Terima kasih.
Max three students in a group..please..
pak mau nanya???
polarisasi itu berubah karena ap ya pak???
misalnya… pada teori dia polarisasinya linier…
akan tetapi pada hasil pengukuran di lapangan…
hasil yang didapat malah elips???
kok bisa gitu knp ya pak??
oh y… sama yg mempengaruhi gain dan pola radiasi yang berbeda dari hasil pengukuran dengan hasil perhitungan teori???
makasih sebelumnya… ^_^
assalamu’alaikum wr, wb
pak saya mo nanya tentang software ansoft.
apakah ansoft itu bisa digunakan untuk merancang antena jenis baru yang kita rancang sendiri pak? apakah poynting vektor antena yg dirancang sm FNBW nya dapat disimulasikan pak?
terimakasih sebelumnya pak
wassamu’ailaikum wr, wb
To mas Bambang:
Kita kembali ke definisi polarisasi : arah orientasi medan listrik sepanjang perambatan gelombang. Antena dipole vertikal akan menghasilkan medan listrik vertikal -> polarisasi vertikal.
Polarisasi eliptis terjadi jika terbentuk medan listrik di dua bidang yang saling tegak lurus, yang keduanya berbeda phasa sebesar 90 degree. Jadi akan bergantian membesarnya di vertikal dan horiz, sehingga medan listrik berputar.
Untuk mereduksinya, kita harus mereduksi cross polar.
Anda pakai antena apa ? parabol ?
Sberapa jauh gainnya berbeda, juga diagram pancarnya ?
To Mbak Lya:
ass. ..
maksudnya HFSS kali yah…?
Kalo yang aslinya sih harusnya begitu..bisa merancang banyak jenis antena. Cuma kan HFSS itu pakai finite element method, jadi hasil simulasinya tak sebagus kalo pake integral equation method, mis. feko atau nec.
Poynting vektor dan fnbw bisa didapat dari perhitungan.
assalamu’alaikum wr, wb
pak saya mau nanya lagi tentang software untuk merancang antena. Selain feko sm NEC, apakah bisa matlab digunakan untuk merancang antena dengan metode Finite Difference Time Domain? dapatkah pola radiasi antena disimulasikan 3D di matlab?
Terima kasih sebelumnya pak
wassamu’ailaikum wr, wb
Ass.
matlab seperti halnya programming language yang lain, C, java, basic, etc. bisa digunakan untuk numerical calculation of electromagnetic phenomena. Tapi Mbak… itu butuh waktu lama untuk membuat dan mengetest programnya. Kecuali TA anda ingin teoretis oriented. Sebetulnya sih..untuk open problem like antena, integral equation method is the best.
FDTD seperti FEM tidak bisa secara presisi mensimulasikan far field untuk pola radiasi. Kenapa harus pakai matlab ?
Ass.
saya menggunakan matlab ats saran dr teman yg mengatakan kalau matlab tidak terlalu sulit. ta saya awalnya penelitian teoritis, namun dosen pembimbing menginginkan output
dr ta berupa software perancangan antena tersebut untuk simulasi polaradiasi dan hasil HPBW nya menggunakan matlab. kira2 berapa lama pak untuk memuat software perancangan antena menggunakan matlab dengan metode integral equation method? apakah boleh sy minta teori tentang integral equation method dari bapak karena saya sebenarnya masih banyak blm mengerti tentang antena.
kalau untuk antena broadband biasanya di gunakan untuk apa saja pak?
terimakasih banyak pak
kalo anda mulai dari nol line..sorry to say..itu berat dan in my opinion tidak cocok untuk S1.
Buku tentang IEM bisa lihat bukunya Gibson atau Sadiku.
Antena broadband dipakai untuk radar atau EMC.
di teknik ultra wideband digunakan untuk transmisi
high definition film untuk consumer electronics
ass..
gpp lah pak,,walaupun susah saya coba dulu,,
nanya lagi pak..klo langkah awal perancangan softwere antena pake matlab dgn metode IEM mulai darimana dan bagaimana yah pak???
mudah-mudahan bapak bisa membantu saya..
terima kasih banyak
wass..
Coba anda lihat di http://ece.wpi.edu/mom/
sebagai code dari buku “Antenna and EM Modeling with MATLAB” written by S. Makarov.
Sebagai pelengkap teori mungkin bisa lihat Gibson dan buku Sadiku
ass. pak, saya mau bertanya kalau melihat judul tugas akhir yang baru & yang lama di mana?. saya ingin mencari tugas akhir yang sesuai untuk saya. mohon dibantu. terima kasih atas perhatiannya.
salam pak…….
pak saya mau membuat antena mikrostrip array 6 elemen pada frek 2,4 GHz. antena yang ingin saya rancang itu memiliki 3 feedline, pada feedline yang tengah ada kelokannya supaya mempunyai fasa yang sama. saya bingung rumus untuk mendisain kelokan tersebut.
* pak apakah beda antara feedline yang tebalnya sama dengan path dengan feedline yang tebalnya lebih tipis dari pathnya.?
* pak apakah lebar dari path itu tidak berpengaruh pada frekuensi ?
Dear Rohmat…tema yang ada itu under category thesis..kalo belum puas liat bisa ketemuan di FT.
Dear Ipunk:
iya betul panjang line dari percabangan musti dibuat sama panjang supaya semua patch di drive dengan fasa yang sama.
Kelokan bertugas hanya memperpanjang jalan gelombang sehingga yang harus diperhatikan return lossnya harus cukup tinggi sehingga tak mengganggu jalan gelombang harusnya kalo keloka tsb dibuat gradual itu sudah cukup.
lebar path berpengaruh pada impedansi gelombang saluran transmisi tsb. Kenapa ada beda lebar path dari percabangan menuju ke patch, karena untuk matching supaya pd freq. yang diinginkan(2,4 GHz) return loss antena bagus.
Secara aproximatif lebar path frequency independent
Aslm Wr, Wb
, Btw oke bgt tuh pak blognya jadi ingat romantika masa lalu pas lagi cari data buat skripsi…!
Apa kbr Pak Mudrik…..?
lama tak jumpa akhirnya nemu juga blognya meskipun telat tapi ga apalah dari pada ta’ ada sama sekali,
Teryata aku baru sadar neh Pak…semakin umur bertambah semakin lelet aja neh otak buat explore ilmu, apalagi baca pasti cuma tahan sebentar lantas mata langsung ngedrop, pinginnya mimpi dan bertemu enstein sambil sharing dan mimum kopi, btw kalo Pak mudrik apa seh rahasianya…?
Aduh sepertinya kudu review neh, besok2 aku mo tanya-tanya ke Pak Mudrik kalo ada persoalan yg mentok nehh…?
Oke deh segitu aja dulu, mudah2an sukses selalu Pak Mudrik
“Danke”
asS. . ,
pak saya mau tanya…
apakah beda antara feedline yang tebalnya sama dengan path dengan feedline yang tebalnya lebih tipis dari pathnya.?
saya masuh bingung masalah kelokan yang ada di tengah antena mikrostrip tu pak. maksudnya di buat gradual itu apa pak?
makasih……
To Riandi:..sukses selalu juga…
boleh2..kitakan semua harus belajar selamanya
To Ipung: mungkin kita bicara hal yang berbeda nih..
ok. di mikrostrip, lebar strip menentukan secara signifikan
impedansi gelombangnya..nah apakah namanya path atau feed
line..kita anggap saja keduanya mikrostrip. kenapa dibuat
dengan ketebalan berbeda, karena diinginkan kondisi matching.
Kelokan gradual..maksudnya jangan terjadi patahan..atau
abrupt change..perubahan mendadak, yang akan menyebabkan refleksi gelombang yang tinggi. gelombang elektromagnetik merambat sepanjang suatu struktur homogen dengan tenang..ketika struktur tersebut berubah, pasti ada refleksinya..perubahan yang pelan2 akan mereduksi refleksi tersebut
Assalamuualaikum
Pak mudrik saya mahasiswa baru anda di PKSM.
mohon dibantu pak , saya ingin menayakan mengenai masalah waveguide…
untuk waveguide khan ujung2nya akan menghasilkan gelombang transversal (menurut pemahaman saya itu gelombang tegak lurus)
sebenarnya untuk apa adanya gelombang transversal itu pak, bukankah gelombang yg merambat yang keluar dari radio itu sendiri bisa dipancarkan langsung oleh antenna (menggunakan coaxial sebagai contohnya sebagai perantara)
dan bila memang gelombang transversal itu adalah gelombang tegak lurus bagaimana bila menggunakan bahan dengan nilai magnetik yang cukup untuk membelokan gelombang tersebut?
oh iya pak mudrik punya bahan referensi lain mengenai waveguide ???
terima kasih sebelumnya
mungkin comment saya agak gak nyambung..
Waveguide pada prinsipnya sama seperti coax, untuk mentransmisikan gelombang dari suatu tempat ke tempat lain. Juga spt. coax bisa dibentuk sedemikian rupa sehingga berfungsi seperti filter, coupler, divider, etc.
Beda waveguide dengan coax: di coax mode gelombang biasanya dibatasi hanya TEM (transversal elektris dan magnetis), mode lain direject. Di waveguide mode TEM tak mungkin muncul. Biasanya hanya H10, yang lain direject.
Literatur untuk waveguide: buku2 elektromagnetika, atau mis.nya bukunya Collin: field theory of guided waves.
pagi pak……..
pak saya mau tanya…….
kata teman saya, kalo menyablon PCB tu pasti akan ada pengurangan ukuran pada elemen pathnya. trus biar ukuran pathnya, saya harus nambah berapa ukurannya?
maksih……..
dicoba aja mas Ipunk..kalo diteorikan nanti ribet..tergantung kepekatan sablon dan ferri chloridanya
Assalamu’alaikum wr.wb,
Pa’ kami dari kelas elektro angkatan 8, kalau boleh minta di upload – in contoh soal UTS antena dan propagasi tahun lalu(2008). . . untuk bahan latihan pra UTS
Terima kasih
Yuzi
Elektro angkatan 8 PKSM
Assalamualaikum Pak,
Ada hal yang ingin saya tanyakan ke bapak mengenai saltran berupa cable feeder(coax), Kenapa jika saluran transmisi yang panjangnya >50m, digunakan jenis ukuran cable feeder yang berbeda dari biasanya yaitu 7/8′, biasanya jika kabel yang panjangnya >50m digunakan kabel dengan tipe 1-1/4′ atau 1-5/8′ ?
Apakah ada perbedaan untuk teknologi yang di pakai GSM dengan CDMA mengenai Saluran Transmisi tersebut?
Terima kasih atas perhatiannya Pak.
saya mahasiswa PKSM ang.9 (sems.6) elektro telkom UMB
wassalam
-wh-
mengenai panjang pendeknya saya rasa kaitannya dengan loss cable tersebut. mungkin yang besar lebih kecil attenuation factornya.
Tidak penting apakah sistim CDMA atau GSM, selama frekuensinya sama, saluran transmisi menghandel sinyal sama
Ass.
Pa mo tanya?
Kalo nguji anten pake Network Analyzer untuk 2.4-5.8 GHz dijakarta dimana?? berpa yah biayanya se x nguji? coz dikampus saya alatnya rusak
kalo FR4 untuk mikrostrip anten epsilon r nya yang benar berapa nilainy? coz di buku pake rentang saja..
trims.mohon dijawab
ngukur dengan ntwork analyzer bisa di UI atau di UMB.
FR4 pasti pakai rentang…emang begitu adanya
Coba disumlasi dipakai nilai atas..tengah dan bawah
bandingkan hasilnya
Aslkm Wr.Wb.
kalau ingin memakai network analyzer di kampus bagaimana prosedurnya pak? misalnya untuk penelitian TA, berhubung saya dari PKSM dan sudah tidak ada lagi mata kuliah praktikum..
Terima Kasih
Salam,
Yuzi
nanti untuk pengukuran bisa kita atur when, where and how nya…contact saya aja dulu
siang pak………..
pak saya mau tanya, menurut buku yang saya baca, adanya patahan dipertemuan antara dua saluran transmisi pada perancangan dapat menimbulkan efek kapasitansi dan induktansi akibat adanya muatan listrik pada sudut patahan tersebut. untuk mengurangi terjadinya akumulasi muatan pada sudut patahan tersebut dibuat belokan pada pertemuan saluran transmisi. itu apakah benar pak?
kalo tidak saya buat berkelok, apa akibatnya pak?
makasih…………
wah..wah..tema berat niii…, pada dasarnya ketidakhomogenen pada saluran transmisi akan mengakibatkan gangguan pada medan listrik dan magnet yg digambarkan dengan bantuan C dan L (yaa kaaan,C dan L kan tempat ngumpulnya energi listrik dan magnet),..untuk meminimalisirnya ada beberapa cara..mungkin cara yg anda bilang tadi OK.
Kalo tak diminimalisir, nanti faktor refleksinya besar..
oh ya pak…
apa pengaruhnya jika asaya menggunakan konektor BNC dibandingkan dengan menggunakan konektor jenis N?
apakah rugi yang ditimbulkan sama besar?
apakah luas bidang PCB mempengaruhi gain?
makasih………
BNC lebih murah dibanding N
tapi BNC penggunaannya maksimal pada 4 GHz maybe lower
kalo N bisa sampai 18 GHz.
Kalo BNC dipake buat > 4 GHz waaa kesian sinyalnya mas..
in general, pada teori antena, jika kita memperbesar bidang/dimensi..gain naik
pa saya may nanya apakah konstanta R, L, C, G itu hanya digunakan pada kawat penghantar
R,L,C,G digunakan sebagai alat bantu untuk mengerti fenomena propagasi gelombang…
Kalo pada saluran transmisi lainnya bisa membantu, bisa juga dipakai..konsep ini memang secara umum dipakai pada
saluran transmisi dengan dua pengantar spt parallel lines, koax, microstrip.
Kadang2 untuk waveguide juga dipakai, tapi tidak begitu tepat.
untuk fiber optics..?? wah belum pernah saya bayangkan tuuu
Assalamualaikum
Pak mudrik gimana kabar di jerman???
kayaknya senang dan menyenangkan ya….
oh ya pak mudrik saya mo minta tolong untuk bantuannya
kira2 jenis antenna apa ya pak, yang cocok untuk menerima atau mengirimkan gelombang microwave dengan daya yang besar….
( Maksud na semua antenna namun dengan dimensi yang sama )
maaf pak saya masih awam di bidang antenna ini
terima kasih sebelumnya
Wa alaikum salam mas Macross,
aplikasinya apa yaa
berapa besar frekuensi dan daya dari sinyal tersebut ?
thanks
Asalamualaikum lagi pak
untuk aplikasinya saya mau mencoba membuat power amplifier untuk penguat sinyal atau setidaknya semacam itu pak (kemungkinan besar saya mau coba buat radio link supaya minimalisir gangguan ke pemancar orang)…maaf saya belum bisa memberikan jawaban pasti karena saya juga masih nyari buat bahan TA saya pak.
untuk frekuensi kerjanya rencana saya di kisaran 50-100Mhz pak melihat dari komponen elektronikanya yg mudah didapat (dengan resiko 100Mhz berarti bakal ganggu radio komersial orang).sebenarnya saya pingin coba di 2,4 Ghz untuk amplifier WIFI cuma klo 2,4 GHZ saya bingung untuk membuat rangkaian dan mendapatkan komponennya dimana (well seperti yg bapak tahu freq2,4Ghz berarti setiap jalur or setiap solderan, or setiap komponen bisa jadi kapasitor)
atau mungkin pak mudrik punya solusi atas masalah ini
untuk dayanya mungkin sekitar 30,50, atau 100 watt (saya juga masih coba-coba searching mengenai komponennya)
oh iya mungkin maksud pertanyaan saya awal adalah efisiensi nya antenna yang paling bagus apa ya untuk transmit or receive daya yg besar…
sebelumnya saya terima kasih banyak pak atas respon, jawaban serta bantuannya maaf sudah mengganggu waktunya
terima kasih
dipole atau horn bisa digunakan…
mungkin microstrip akan kritis…
assalamualaikum pak,
saya sekarang sedang TA tentang antena quados.apakah bapak pernah mencoba antena tersebut sebelumnya?
dalam referensi yang saya dapatkan software yg digunakan 4nec2.tapi saya bingung bagaimana menggunakannya.mungkin bapak memiliki artikel yang dapat membantu saya dalam penggunaan 4nec2 untuk antena saya?
saya mohon jawabannya segera pak,kalau bisa tolong dijawab ke email saya.
beberapa hari lagi saya akan sidang.mohon sangat bantuannya.terima kasih banyak
saran saya, kalo software yang anda gunakan tak begitu didukung dokumen, dan anda pun kesulitan menggunakannya,
coba cari software lain seperti mininec, mnama, atau lainnya
mas rosi..
koq anda beberapa hari lagi sidang..tapi tak mengerti software yang anda gunakan ???… kumaha atuh
pak saya mau tanya..
untuk mendapatkan software Microwave Office dimana ya pak??
saya sudah download, tapi pas diinstall ga bisa2..
mohon bantuannya
terima kasih pak
itu software komersial mas..
coba contact universitas anda, mungkin punya lisensinya
ass.
pak mau nanya tentang antena linear yang terdiri dari 2 kawat sejajar seperti saluran transmisi tanpa beban alias open, antena tsb termasuk antena gelombang berdiri atau antena gelombang berjalan ya pak? kira2 rumus arusnya yg dipakai untuk mencari rumus medan listrik dan medan magnetnya sprti apa pak? kalau bentuk polaradiasinya seperti apa ya pak? kira2 buku apa yg bs d jadikan ref selain buku krauss dan balanis pak?
saya masih blm bs menemukan rumus medan listrik dan mdn magnet yg dihasilkan antena tsb.
mohon bantuannya pak.
terimakasih sblmnya.
maksudnya: sebelah kiri dicatu tegangan, terus sebelah kanan saluran transmisi simple open ??
kalo yaa… jangan anda gunakan sebagai antena, karena keduanya akan saling terkompensasi…
sya rasa gak begitu kondisinya…please diliat lagi
sy msh bingung pak, sebenarnya antena ini ada yg merealisasikan namun blm ada teori arus dan medan nya, dari hasil realisasi diperoleh bentuk pola radiasi yg direksional. kondisi antena yg direalisasikan tsb 2 kawat yg sejajar(side by side) dengan spasi maksimal 0.5*lamda minimum, catuan pada satu ujung(ujung 1 kawat dihub ke iner dan 1 lagi ke outer) dan ujung lainnya open. antena bisa dibilang jg seperti open-out 2-conductor(twin line). diantara kawat diberi bahan2 dielektrika.
mohon penjelasan bapak tentang medannya untuk melihat pola radiasi yg dihasilkan secara teori.
terimakasih.
ha..ha..ha.. memang benar kata orang 1 gambar lebih dari 1000 kata…
mungkin kalo saya liat gambarnya baru bisa kasih komen lagi…
little bit confused with ur explanation..sorry..
maaf sy ga bs menjelaskan dg baik……kl saya mau mskn gambar gmn ya pak? atw blh mnt alam email bapak spy sy bs ngirim gambar dan teori yg br saya coba2…..
terimakasih
saya mau cari tema kegiata kuliah tamu yang berhubungan dg teknologi ponsel terkini… dimna ya carinya…??aq uda cari tp g ada.. bisa bantu??
pak saya mau nanya lagi tentang arus, medan listrik dan medan elektromagnetik untuk antena berikut: catuan nya saya gambarkan dengan simbol + dan -, sedangkan elemen antena kawatnya dg simbol =, s=jarak antar kawat, di antara kawat bisa diletakkan bahan2 dielektrika
+ ===============
- ===============
Bentuk antena sbb:
+ ===============
s open
- ===============
Keterangan:
+ : catuan dari iner kbl coax
- : catuan dr outer kbl coax
= : elemen kawat dengan diameter d
kira2 rumus arus, medan listrik dan medan magnetnya gmn ya pak? terus bentuk polaradiasinya seperti apa ya pak?
dr hasil realisasi teman saya mendapatkan bentuk polaradiasi direksional pak.
mohon bantuannya pak.
terimakasih
Dugaan saya pasti ada informasi yg missing.
kalo kawat satu dicatu dengan inner line dan satunya dengan outer line coaxial cable, kemungkinan jarak antar kedua kawat parallel itu kecil, let say 1 cm, hmm.. in general gak akan berbentuk antena yg efektif, karena untuk jarak segitu kedua arus di sana (approximately sinosoidal dengan nol di ujung)
menghasilkan medan listrik magnet yg saling menghilangkan
kecuali jika untuk panjang gelombang lambda = 4 cm, atau frekuensi kerjanya sekitar 7.5 GHz.
Atau permitivitas dielektrika di antara keduanya lumayan besar, let say eps_r=9, sehingga untuk jarak yang sama, bisa dipakai untuk 2.5 GHz…tapi untuk ketebalan dielektrika 1 cm
dan eps_r=9.
Bentuk antena sbb:
panjang antena=l
+ ===============
s open
- ===============
Keterangan:
+ : catuan dari iner kbl coax
- : catuan dr outer kbl coax
= : elemen kawat dengan diameter d
s= spasi antena <= 0.5*lamda min
l=0-10 lamda
kalau saya menggunakan rumus medan listrik long wire antenna(balanis hal 375) untuk 1 elemen dan kemudian 1 elemennya lg menjadi -E dengan perbedaan fasa 180 derajat salha ga pak?
medan listrik dan medan magnetnya yg sebenarnya gmn ya pak? polaradiasi yg dihasilkan sprti apa seperti apa ya pak?
mohon bantuannya pak.
terimakasih
ya.. l-nya panjang bangeut…
spasi sebaiknya 0.25* lambda, jadi pancaran akan ke arah atas
(di gambar anda). Untuk pendekatan pertama anda bisa ambil
rumus tersebut.
Polarisasi antena pada wire antennas biasanya sejajar dengan wire itu.
Pada gambar anda: poalrisasi linier horisontal.
Medan listrik dan magnet liat balanis aja, biasanya secara far field, medan listrik memiliki arah theta dan medan magnet arah phi (dengan wire ke arah z)
maaf pak mau nanya lagi…….
kl arus d antara dua kawat antena tersebut bs disebut sebagai arus pergeseran tidak pak? dan apakah arus tersebut bisa menghasilkan medan listrik dengan beda fasa 90 derajat terhadap medan listrik di kawat 1?
benar ga pak kl medan listrik total pada antena tsb terdiri dari medan di kawat 1 dan medan di kawat 2 serta medan yg diisebabkan arus pergeseran?
untuk l0.5 maka polaradiasinya endfire…..kesimpulan yg sy dpt bnr ga pak?
terimakasih banyak pak
Wah, enak bgt tuh..
Dari rumah ke kantor hanya berjarak 2 km..
Pak, saya alumni T.Elektro angkatan 2004 subjur telekomunikasi. saat ini ada kepikiran untuk mengambil S2 di luar. Topik yang saya ambil inginnya tentang antena microstrip, karena Tugas Akhir saya juga tentang antena microstrip.
Apakah bapak ada informasi atau referensi dimana sebaiknya saya mengambil S2 saya. Dan juga, apakah bapak ada informasi untuk mendapatkan beasiswa kesana.
Terima Kasih sebelumnya..
mlm pk ,apa bedanya WATT dgn VA?
pak mohon informasi lengkap untuk instalasi listrik penerangan dan daya beriktu teknik pemeliharaanya
Asslm. salam kenal
sy hendri mhswa ITT, mw nanya pak. klo antena bhineka tunggal ika tu da gak?’
klo dosen sy bilang antena tu merupakan gabungan antena dwitunggal.
jazakumullah
Assalamu’alaikum pa mudrik,
Saya mahasiswa bapak angk.8 elektro umb,
Pa saya mau tanya mengenai TA. Kalau saya ambil judul misalnya perencanaan sistem komunikasi kabel laut, apakah boleh mengambil sistem tersebut yang sudah ada (tinggal mengambil data-datanya saja, ataukah kita benar-benar merancang sesuatu sistem yang belum ada.
Terima kasih atas jawabannya.
Salam Lukman.
cobalah TA yang bermula pada suatu permasalahan atau perbaikan kondisi, sehingga anda punya target dan tujuan yang jelas….
pilih metoda (metodologi penelitian) yang tepat sehingga anda
juga memiliki jalan menuju tujuan yang jelas…
okay
Ok pa terima kasih atas masukannya..
assalaamualaikum
hebat blognya pak mudrik
saya ijin ngelink blognya bapak untuk saya pasang di blog saya
http://goosleem.wordpress.com
terima kasih
thanks buat pujiannya…
silahkan saja..mudah2an berguna buat orang banyak
assalamu’alaikum
Saya mahasiswa T.Elektro angk 11 sedang TA, saya butuh bantuan bapak untuk konsultasi. kira-kira bisa bertemu bapak hari sabtu atau minggu? di kampus mana dan jam berapa. terima kasih banyak pak.
wassalam
bagus